Selasa, 23 Oktober 2012

Jika aku adalah kata, maka engkaulah abjadnya.
Tidak memerlukan tanda baca untuk membuatku bermakna.
Aku hanya memerlukan kamu sebagai "nyawa".

Kamis, 11 Oktober 2012


Embunku..
Bila esok tiba, berpijaklah pada bunga mawar yang sedang mekar.
Beri dia sentuhan halus dengan beningnya ragamu.
Niscaya mataharimu akan takjub dan terpesona ketika menyinarimu.

Aku mau tiap pagi kita bernyanyi dengan alam,
Kita sebarkan lirik-lirik kasih yang kita cipta.
Biarkan sang bayu membawa pesan cinta kita, kemana ia berhembus..

dari Matahariku

Embunku..
Ketika malam tiba, maukah kau slalu menemaniku di balik gelapnya awan?
Aku mau kita memetik dua bintang, kita ukir nama kita di bintang itu.
Dan setiap malam kita bisa slalu terpesona dengan pijarnya..

sajak dari Matahariku, beberapa menit yang lalu

Rabu, 10 Oktober 2012

Bila merindumu itu dosa, pastilah nanti aku berkerak di neraka.
Selamat pagi, nafas kedua..

Selasa, 09 Oktober 2012

Datang


Kalau kamu datang,
aku berjanji tidak akan bertanya kenapa baru sekarang.
Kalau kamu datang,
aku berjanji tidak akan membuatmu berdiri di depan pintu terlalu lama.
Kalau kamu datang, aku berjanji tidak akan bertanya,
hati mana saja yang telah kau lewati untuk sampai di sini.
Karena dengan langkahmu, aku terbangun,
dari mati suri yang aku nina-bobokan sendiri.
Kalau kamu datang, tolong jangan pergi.
Aku lelah menjaga pintu.
Kalau kamu datang, aku berani sumpah,
aku tenang..

by Rahne Putri, on Sadgenic

Cinta Itu


Cinta,
Deretan lima huruf dengan jutaan makna.
Yang datang tanpa bisa diterka,
Yang tak berhak atas kata “mengapa”

Cinta,
Cinta itu kamu, sejak saat itu.
Menjelma dari kata menjadi nyata.
Dari kesendirian menjadi kebersamaan.

Cinta,
Cinta itu indah, pada hakekatnya.
Cinta itu syahdu, memeluk kalbu.
Cinta itu bebas, meski dengan batas.

Cinta,
Cinta itu aku.
Cinta itu kamu.
Cinta itu kita.
Cinta itu percaya.

Namun..

Apakah cinta jika merasa terpenjara?
Apakah cinta jika tak dipercaya?
Apakah cinta jika selalu berderai air mata?

Aku ingin dicinta dengan segenap rasa.
Aku ingin dicinta tanpa curiga.
Aku ingin dicinta dengan kamu sebagai pasangannya.

Karena..
Cinta itu aku,
Cinta itu kamu,
Cinta itu kita,
Cinta itu PERCAYA.

Jumat, 05 Oktober 2012

Menunggu


Waktu seakan lambat berjalan, berjalan di atas jarak yang memisahkan kita.
Di atas segala kerinduan yang terpendam.
Dan di atas rasa ini, rasa yang selalu aku jaga.

Tak terhitung waktuku menantimu.
Ya kamu, orang yang menyita sebagian besar perhatianku.
Orang yang membuat segala hal kalah, hanya kamu pemenangnya.

Aku masih akan berada di sini, dan tetap di sini.
Hingga waktunya tiba.
Saat raga tak berjarak,
Saat hati menepi.

Menantimu bukan hanya sekedar menaklukkan waktu,
Tapi juga pergulatanku untuk berpihak pada kesetiaan.
Menantimu bukan hanya sekedar menabung rindu,
Tapi juga perjuanganku untuk melawan kesepian .

Dalam jarak, aku menunggu..
Dalam jarak, aku mencinta..